MANAJEMEN
PEMASARAN GLOBAL
STRATEGI
MEMASUKI PASAR GLOBAL DAN BEREKSPANSI
Nama Kelompok :
- Dicky
Wahyudi (11215878)
- Farez Anugerah Putra (12215495)
-
M. Syafruddin Afrizal (13215948)
- Rexa Dwi
Nurcitha (15215796)
- Zacky Muhammad
Trisna (17215372)
Kelas : 4EA24
Dosen : Vely Randyantini
Kelompok 4
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bagaimana menjalankan roda bisnis
di pasar-pasar internasional ? Yakni, apakah akan mengekspor, merundingkan
pertanian waralaba, mendirikan usaha patungan, atau mendirikan anak perusahaan
yang dimiliki sepenuhnya. Meskipun secara prinsip pilihan pasar dan cara masuk
merupakan keputusan yang terpisah, karakteristik khusus negara dan juga jalan
masuk pasar internasional serta strategi ekspansi akan berdampak pula atas
pilihan cara masuk.
Strategi global mengasumsikan
produk-produk yang lebih distandarisasi dan kontrol oleh kantor pusat.
Akibatnya, strategi kompetitif disentaralisasi dan dikontrol oleh kantor pusat.
Unit-unit bisnis strategis yang beroperasi di setiap negara diasumsikan saling
tergantung dan kantor pusat berusaha untuk menyatukan bisnis-bisnis yang
tersebar di negara-negara tersebut. Oleh Karena itu, strategi ini menawarkan produk-produk
standar ke berbagai pasar di negara-negara yang berbeda. Jadi strategi global
menekankan pada skala ekonomi dan menawarkan lebih banyak peluang untuk
mendayagunakan inovasi yang dikembangkan pada tingkat perusahaan atau dalam
sebuah negara atau di pasar-pasar lainnya.
Strategi global memiliki resiko
yang rendah, tetapi dapat melewatkan peluang-peluang yang tumbuh di pasar-pasar
lokal, baik karena pasar-pasar itu tidak menunjukkan adanya peluang atau karena
peluang-peluang itu mengharuskan produk-produk tersebut disesuaikan pada pasar
lokal. Akibatnya srategi ini tidak responsive terhadap pasar-pasar lokal dan
sulit dikelola karena kebutuhan untuk mengkoordinasi strategi-strategi tersebut
dan mengoperasikan keputusan lintas negara. Akibatnya, pencapaian kegiatan
operasi yang efisien perlu berbagi sumber daya dan penekanan diberikan pada
koordinasi dan kerjasama antar unit di lintas negara tersebut.
Pengertian pasar global sendiri
adalah pasar berskala dunia yang terbuka bagi seluruh pelaku usaha. Pasar
global mengalami perkembangan yang pesat belakangan ini karena beberapa faktor,
antara lain :
1. Adanya
beberapa negara industri yang mampu menghasilkan produk berkualitas dengan
harga murah, misalnya China dan Taiwan
2. Semakin
banyak orang yang melakukan perjalanan antar negara yang secara langsung
menjadi konsumen global
3. Semakin
banyaknya transportasi antar negara yang mempermudah distribusi produk
4. Perdagangan
dunia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dunia
Dengan kata lain, pengertian
pasar global adalah peluang bisnis yang sangat besar dan menantang. Didalam
pasar global persaingan yang terjadi akan sangat ketat dikarenakan kita tidak
hanya bersaing terhadap pesaing dari dalam negeri, melainkan kita juga akan
bersaing menghadapi pesaing dari luar negri yang tentunya akan membuat
persaingan lebih sulit lagi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Strategi Global
Dalam bisnis global, perlu
dipahami lingkungan yang berkaitan dengan perbedaan politik, ekonomi, sosial,
budaya juga perdagangan dunia dan kerangka investasi serta sistem moneter
global. Tujuan utama dari perusahaan adalah bagaimana perusahaan
menciptakan laba yang optimal, yakni dengan dua cara :
1. Menambah
nilai produk agar konsumen mau membayar lebih,
2. Melakukan
kreasi nilai (value creation) agar dapat menurunkan biaya produksi.
2.2 Pemilihan Strategi Untuk
Mengekspansi Masuknya Pasar Global
Untuk mengekpansi pasar global
harus memiliki strategi yang tidak sembarangan, karena didalam pasar global
memiliki banyak tantangan. Sehingga kita harus menyiapkan strategi yang agar
perusahaan kita dapat survive dipasar global. Strategi-strategi yang kini
dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekspansi yaitu :
1. Strategi
Internasional
Strategi ini menawarkan bagaimana
perusahaan menciptakan suatu nilai yang unggul dari pesaing dengan
transfer keahlian dan produk yang bernilai kepada pasar asing, dimana dibidang
ini merupakan kelemahan pesaing dan kompetensi inti ini tidak dimiliki oleh
pesaing.
2. Strategi
Multidomestik
Dalam strategi ini, perusahaan
secara ekstensif melakukan kostumisasi terhadap produk dan strategi
pemasarannya kearah kondisi nasional yang berbeda dimana value
creation juga diciptakan pada kegiatan produksi, pemasaran, penelitian
dan pengembangan di setiap negara yang di jadikan pasar global.
3. Strategi
Global
Strategi global memusatkan pada
peningkatan laba, dimana lebih mengarahkan pada standardisasi kualitas produk
secara global, dan tidak melakukan penyesuaian produk terhadap kondisi lokal,
karena menggunakan strategi low cost sehingga mendapatkan laba
yang maksimal.
4. Strategi
Transnasional
Strategi ini mencoba mencapai
semua strategi yang ada untuk mendapatkan solusi untuk semua masalah. Dimana
perusahaan melakukan pengurang biaya atas kondisi lokal dan juga transfer
kompetensi inti serta tekanan lokal. Jadi strategi ini berusaha untuk
mengurangi tekanan pengurangan biaya dan tekanan local responsiveness yang
tinggi secara bersama dan juga melakukan diferensiasi.
5. Strategi
Eksport
Mempertahankan produksi berbasis
nasional dan mengekspor barang-barang ke pasar luar negeri dengan menggunakan
jalur pengawasan distribusi. Dengan memakai pabrik dalam negeri (domestik)
sebagai suatu basis produksi untuk mengekspor barang-barang keluar negeri
adalah suatu strategi yang terbaik untuk mengejar penjualan internasional.
Keuntungan dari strategi ekspor ini antara lain; meminimumkan risiko dan
peryaratan modal dan meminimumkan investasi secara langsung di negara-negara
asing. Strategi ekspor rentan ketika biaya produksi :
· di dalam negeri jauh lebih tinggi
daripada di negara-negara asing di mana saingan memiliki tanaman
·
biaya pengiriman produk ke pasar
luar negeri jauh relatif tinggi
·
pergeseran buruk terjadi pada
nilai tukar mata uang.
6. Strategi
Lisensi
Strategi ini dilakukan jika
perusahaan mempunyai kemampuan secara teknis tetapi tidak mempunyai kemampuan
secara internasional untuk memasuki pasar luar negeri dan adanya keinginan
untuk menghindari risiko pada saat mengirimkan atau memasukkan sumberdaya ke
pasar yang mana tidak lazim, kondisi politik yang mudah berubah dan
ketidakstabilan ekonomi.
Keuntungannya :
·
Biaya dan resiko yang dihasilkan
rendah atau kecil
·
Merupakan kesempatan yang menarik
bagi perusahaan yang memiliki dana terbatas dan ingin melakukan operasional di
negara asing
·
Mempermudah perusahaan yang ingin
masuk pasar asing melaluiinvestasi
Kelemahannya :
·
Tidak adanya hak bagi perusahaan
dalam mengendalikan atau melakukan kontrol terhadap manufaktur, pemasaran,
strategi dan memanfaatkan lokasi untuk tujuan ekonomis
·
Sulit dalam hal bersaing karena
memerlukan koordinasi dan strategi
·
Kemungkinan kehilangan technological
know how yang merupakan keunggulan bersaing bagi perusahaan asal.
Ada solusi untuk mengatasi
kelemahan diatas, yaitu melalui cross licensing agreement, merupakan
cara yang umum digunakan industri-industri teknologi dimana ada perjanjian atau
kesepakatan bahwa perusahaan bisa melisensi beberapa kepemilikannya yang
intangibel dan memberikan pengetahuan teknologinya kepada perusahaan asal.
7. Strategi
Waralaba
Strategi ini dilakukan oleh
perusahaan jasa dan retail yang melakukan ekspansi global.
Keunggulannya :
·
Biaya dan resiko yang rendah
·
Mudah masuk pasar asing
·
Mempercepat dalam mendapatkan
keuntungan
Kelemahannya :
·
Masalah dalam pengendalian
kualitas
8. Joint
Venture Dengan Perusahaan Setempat
Joint venture merupakan suatu
bentuk kerjasama antar dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan
(bergabung) atau keberadaan satu perusahaan yang dimiliki oleh dua atau lebih
perusahaan.
Keunggulannya :
·
Mendapat manfaat dari pengetahuan
partner lokal
·
Dapat berbagi biaya dan resiko
dengan partner local
Kelemahannya :
·
Resiko dalam hal memberikan
teknologinya kepada partner lokal
·
Tidak ada pengendalian yang ketat
·
Kepemilikan dapat mengarah pada
konflik dan perang pengendalian antar perusahaan.
2.3 Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Pilihan Cara Masuk
Pemilihan metode masuk ke dalam
pasar asing mempunyai arti penting. Pemilihan ini merupakan salah satu dari
keputusan yang paling kritis dalam pemasaran internasional karena keputusan
masuk merupakan keputusan makro. Yakni, pada saat perusahaan memilih tingkat
keterlibatannya di dalam pasar-pasar asing, perusahaan juga melakukan pilihan
mengenai program pemasarannya disana. Misalnya, apabila perusahaan memasuki
sebuah pasar melalui distributor, perusahaan membatasi kebebasannya dalam
bidang-bidang seperti riset pemasaran, kebijakan produk, penentuan harga, dan
promosi.
Keputusan
yang menyangkut saluran pemasaran internasional khusus mana yang digunakan
tidaklah sederhana bagi perusahaan. Adanya varian yang sangat banyak dari tipe
organisasi pemasaran internasional dan banyak cara mereka dapat dikaitkan
bersarna telah menghasilkan tipe alternatif sistem saluran pemasaran yang
berbeda.
1. Aliansi
Strategi
Aliansi strategi adalah suatu
komponen penting dalam sebuh strategi dimana berkenaan dengan persetujuan
kooperasi atau persetujuan bersama antara pesaing potensial dengan pesaing yang
telah ada. Dalam aliansi strategi ini terdapat berbagai keunggulan dan
kelemahan. Salah satu keunggulan aliansi strategi adalah mudah memasuki pasar
internasional dengan saling melengkapi dalam hal keahlian dan penurunan biaya
dan resiko dalam memasarkan produk serta mudah dalam penentuan standar
teknologi industri internasional. Ada tiga hal yang harus diperhatikan agar
aliansi strategi ini berhasil, yaitu :
1.
Pemilihan partner
Dalam
hal ini dimana harus jelas siapa yang akan kita ajak kerjasama, apakah partner
tersebut dapat bekerjasama mencapai tujuan strategi dan tujuan aliansinya serta
tidak memanfaatkan aliansinya dimasa mendatang. Dan sebagai perusahaan
yang akan melakukan aliansi strategi, kita harus melakukan berbagai langkah
seperti, mencari informasi mengenai partner dan mengumpulkan data serta mencari
tahu mengenai partner tersebut.
2.
Struktur aliansi
Yaitu, menentukan suatu struktur
hingga terjadi keadilan dalam hal pembebanan resiko dan menghindari terjadinya
pemanfaatan dari partner untuk kepentingannya sendiri.
3. Penanganan
aliansi
Dalam
hal ini dapat dilakukan pengamanan dengan teknologi, atau dengan penetapan
kontrak, dimana terjadi persetujuan atau kesepakatan yang jelas,
adil antara perusahaan dengan partnernya dengan komitmen yang mantap
agar tidak terjadi resiko yang tidak diinginkan.
2.4
Manajemen Operasional Global
Dalam
manajemen operasional berarti semua pihak atau semua bidang yang terintegrasi
dalam perusahaan ikut secara bersama menjalankan tugas atau cara-cara diatas
dengan baik dan benar agar tujuan perusahaan yaitu mendapatkan peningkatan laba
akan tercapai. Perbaikan dalam pengendalian kualitas akan mengurangi biaya
melalui tiga cara :
1. Peningkatan
produktivitas akibat peniadaan pemborosan danpengurangan cacat.
2. Peningkatan
kualitas produk artinya mengurangi biaya cacat dan scrap
3. Menurunkan
jaminan dan biaya perbaikan atau pengerjaan ulang untuk kualitas produk yang
lebih baik.
2.5 Konsep Masuk Pasar Global
Konsep masuk pasar (market
entry) berkaitan dengan kemudahan atau kesulitan di dalamnya perusahaan
dapat menjadi anggota kelompok perusahaan yang bersaing dengan menghasilkan
substitusi erat untuk produk yang mereka tawarkan. Perusahaan harus
mengembangkan seperanglcat produk, aset, dan aktivitas manajemen untuk pasar
baru yang disusupi Kepentingannya di sini terletak pada pasar internasional baru.
Masuk yang berhasil akan tergantung pada sejumlah faktor. Hal ini tergantung
pada bagaimana perusahaan:
1. Menggunakan
informasi peluang untuk rnenyusup ke pasar yang menguntungkan.
2. Mengakses
sumber daya yang produktif.
3. Mengakses
pasar.
4. Mengatasi
rintangan masuk pasar.
5. Perusahaan-perusahaan
mapan biasanya beroperasi lebih baik dibandingkan perusahaan perusahaan baru
karena faktor- faktor di atas. Masuk ke pasar dapat berlangsung dalam berbagai
keadaan, misalnya: Keunggulan kompetitif biaya, strategi penjualan, atau daya
tarik produk dari pendatan baru yang memungkinkannya mengatasi pukulan fatal
bagi anggota-anggota lemah yang dilancarkan oleh kelompok perusahaan yang telah
mapan sebelumnya.
6. Pendatang
baru dapat meraup, sejumlah besar lapangan usaha dari beberapa anggota
kelompok, yang karena sebab-sebab tertentu keunggulan kompetitifnya tidak bisa
ditandingi oleh para pendatang,
7. Kelompok,
dimekarkan oleh pendatang baru tersebut, mampu mencapai ekulibrium pada tingkat
harga yang lebih tinggi, menutup biaya-biaya unit yang lebih besar yang dapat
muncul dari pengurangan skala operasi dari setiap perusahaan.
8. Perusahaan-perusahaan
yang telah mapan memilih untuk memasuki pasar baru sebagai bagian dari strategi
hubungan antar perusahaan yang melibatkan pasar untuk produk lainnya.
.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Untuk mengekpansi pasar global
harus memiliki strategi yang tidak sembarangan, Sehingga kita harus menyiapkan
strategi yang agar perusahaan kita dapat survive dipasar global. Adapun strategi-strategi
dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekspansi yaitu Strategi
Internasional, Strategi Multidomestik, Strategi Global, Strategi Transnasional,
Strategi Eksport, Strategi Lisensi, Strategi Waralaba, dan Joint Venture Dengan
Perusahaan Setempat.
Dalam banyak kejadian, perusahaan
mapan unggul terhadap perusahaan baru dalam kemampuan mereka mengatasi
hambatan-hambatan sumber daya dan pasar, dan mencapai skala ekonomis operasi.
Masuk pasar telah menjadi ujian tertinggi bagi kemampuan kompetitif.
Perusahaan tidak lagi membuktikan kemampuannya dalam lahan bisnis biasa,
melainkan membuktikan kompetensinya dalam. menjelajahi wilayah baru. Tantangan
memasuki internasional baru sangatlah berat dan perusahaan-perusahaan yang
berjaya menggunakan beraneka macam, cara masuk pasar
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar