Universitas Gunadarma

Rabu, 30 Januari 2019

Kekuatan Yang Mendorong dan Yang Menghambat Bisnis Internasional


1)      Kekuatan Yang Mendorong Bisnis Internasional
a.      Kebutuhan Pasar
Budaya universal seperti perbedaan budaya terdapat unsur yang sama dalam sifat manusia yang menjadi dasar untuk menciptakan dan melayani pasar global. Contoh : minuman ringan, salah satu industri global yang terbesar yang sukses
b.      Teknologi
Professor Levitt menulis artikel ” kenyataan komersial yang baru – munculnya pasar global untuk produk konsumen standar dalam skala yang belum pernah dibyangkan”. Ada kekuatan yang amat besar yang mendorong dunia ke arah menyatunya hal-hal yang sudah umum dan kekuatan itu adalah Teknologi. Teknologi menyederhanakan komunikasi, transpotasi dan perjalanan.
c.       Biaya
Keseragaman dapat menurunkan biaya riset, rekayasa, desain, kreatif dan produksi di semua fungsi bisni , dari rekayasa sampai pemasaran dan administrasi.
d.      Mutu
Volume global menghasilkan penerimaan dan mutu operasi yang lebih besar untuk mendukung mutu desai dan pembuatan.
e.       Komunikasi dan Transportasi
Revolusi informasi memberikan kontribusi pada berkembangnya pemasaran global.
f.        Daya Tuas
Keunggulan yang dimilikinya karena perusahaan itu beroperasi secara simultan dilebih dari satu pasar nasinal. Sebuah perusahaan global dapat mengembangkan 5 tipe daya tuas :
1.      Transfer pengalaman
2.      Transfer sistem
3.      Penghematan skala
4.      Pendayagunaan Sumber daya
5.      Strategi global
2)      Kekuatan yang menghambat bisnis internasional
a.      Perbedaan Pasar
Dalam setiap kategori produk, perbedaan masih cukup banyak di antara batas negara dan budaya yang memerlukan adaptasi paling sedikit dari bauran pemasaran. Perusahaan yang mengabaikan perbedaan ini dan yang telah mencoba strategi merek dagang global tanpa memikirkan perbedaan ini akan menghadapi kegagalan.
b.      Sejarah
Bahkan sekalipun produknya sendiri merupakan calon yang baik untuk globalisasi, sejarah merek dagang mungkin masih memerlukan strategi pemasaran yang khusus dan berbeda, serta di setiap negara perlu penentuan posisi sendiri.
c.       Kecadokan Manajemen
Sebuah contoh dari kecadokan manajemen adalah perusahaan yang tidak mempertahankan kepemimpinan dalam menciptakan nilai pelanggan ketika memperluas wilayah geografi. Sebuah perusahaan yang melihat ke belakang tidak memperluas wilayahnya secara geografis.

d.      Budaya Organisasi
Dalam perusahaan dengan manajemen anak perusahaan mengetahui semuanya, tidak ada lagi ruang untuk visi dari puncak. Perusahaan global yang sukses adalah pemasar yang telah belajar cara memadukan visi global dan perspektif dengan inisiatif dan masukan pasar lokal.
e.       Kendali Nasional/Hambatan untuk Masuk Suatu Negara
Setiap negara melindungi perusahaan lokal dan kepentingannya dengan memegang kendali terhadap akses pasar dan jalan masuknya. Kendali ini bervariasi dari yang berteknologi rendah berupa pengendalian monopoli tembakau dari akses ke pasar tembakau sampai yang berteknologi tinggi berupa pengendalian pemerintah nasional terhadap pasar pemancar.

Soal-Soal Manajemen Pemasaran Global


                                                                                  Nama : Rexa Dwi Nurcitha
                                                                                  NPM   : 15215796
                                                                                  Kelas  : 4EA24
                                                                                  Mata Kuliah : Manajemen Pemasaran Global


Pilihan Ganda

     1.       Untuk mengekpansi pasar global harus memiliki … yang tidak sembarangan, karena didalam pasar global memiliki banyak tantangan.
a.       Tantangan
b.      Strategi
c.       Taktik
d.      Cara
      2.  Strategi-strategi yang kini dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekspansi yaitu . . .
a.       Strategi Internasional
b.      Strategi Multidomestik
c.       Strategi Global
d.      A, b dan c benar
    3. Perusahaan secara ekstensif melakukan kostumisasi terhadap produk dan strategi pemasarannya kearah kondisi nasional yang berbeda dimana value creation juga diciptakan pada kegiatan produksi, pemasaran, penelitian dan pengembangan di setiap negara yang di jadikan pasar global. Strategi ini disebut strategi….
a.       Strategi Internasional
b.      Strategi Multidomestik
c.       Strategi Global
d.      A, b dan c benar
   4. Strategi yang memusatkan pada peningkatan laba, dimana lebih mengarahkan pada standardisasi kualitas produk secara global, dan tidak melakukan penyesuaian produk terhadap kondisi lokal, karena menggunakan strategi low cost sehingga mendapatkan laba yang maksimal disebut….
a.       Strategi Internasional
b.      Strategi Multidomestik
c.       Strategi Global
d.      Strategi Transnasional
 5. Strategi ini berusaha untuk mengurangi tekanan pengurangan biaya dan tekanan local responsiveness yang tinggi secara bersama dan juga melakukan diferensiasi disebut…
a.       Strategi Internasional
b.      Strategi Multidomestik
c.       Strategi Global
d.      Strategi Transnasional
   6. Mempertahankan produksi berbasis nasional dan mengekspor barang-barang ke pasar luar negeri dengan menggunakan jalur pengawasan distribusi. Dengan memakai pabrik dalam negeri (domestik) sebagai suatu basis produksi untuk mengekspor barang-barang keluar negeri adalah….
a.       Strategi Internasional
b.      Strategi Multidomestik
c.       Strategi Eksport
d.      Strategi Transnasional
    7.  Keuntungan dari strategi ekspor adalah….
a.      Meminimumkan resiko
b.      Memaksimalkan resiko
c.       Memaksimalkan investasi dinegara asing
d.      Mencapai profit
    8. Strategi yang dilakukan jika perusahaan mempunyai kemampuan secara teknis tetapi tidak mempunyai kemampuan secara internasional untuk memasuki pasar luar negeri dan adanya keinginan untuk menghindari risiko pada saat mengirimkan atau memasukkan sumberdaya ke pasar yang mana tidak lazim, kondisi politik yang mudah berubah dan ketidakstabilan ekonomi disebut….
a.       Strategi eksport
b.      Strategi Lisensi
c.       Strategi Waralaba
d.      Strategi Global
     9. Yang mana yang bukan keunggulan dari strategi waralaba?
a.       Biaya resiko yang rendah
b.      Mudah masuk pasar asing
c.       Mempercepat dalam keuntungan
d.      Masalah dalam pengendalian kualitas
     10. Manakah yang merupakan keunggulan dari Joint Venture?
a.       Dapat berbagi biaya dan resiko dengan partner local
b.      Resiko dalam hal memberikan teknologinya kepada partner local
c.       Tidak ada pengendalian yang ketat
d.      Kepemilikan dapat mengarah pada konflik dan perang pengendalian antar perusahaan

Essay
    1.  Sebutkan 3 kelemahan Join Venture dengan perusahaan setempat!
Jawab :
-          Resiko dalam hal memberikan teknologinya kepada partner local
-          Tidak ada pengendalian yang ketat
-          Kepemilikan dapat mengarah pada konflik dan perang pengendalian antar perusahaan
    2. Apa yang dimaksud dengan aliansi strategi?
Jawab : Suatu komponen penting dalam sebuh strategi dimana berkenaan dengan persetujuan kooperasi atau persetujuan bersama antara pesaing potensial dengan pesaing yang telah ada
    3. Menentukan suatu struktur hingga terjadi keadilan dalam hal pembebanan resiko dan menghindari terjadinya pemanfaatan dari partner untuk kepentingannya sendiri disebut….
Jawab : Struktu Aliansi
    4. Apa yang dimaksud dengan Manajemen Operasional Global?
Jawab : semua pihak atau semua bidang yang terintegrasi dalam perusahaan ikut secara bersama menjalankan tugas atau cara-cara diatas dengan baik dan benar agar tujuan perusahaan yaitu mendapatkan peningkatan laba akan tercapai
    5.  Sebutkan kelemahan strategi lisensi!
Jawab :
-          Tidak adanya hak bagi perusahaan dalam mengendalikan atau melakukan kontrol terhadap manufaktur, pemasaran, strategi dan memanfaatkan lokasi untuk tujuan ekonomis
-          Sulit dalam hal bersaing karena memerlukan koordinasi dan strategi
-          Kemungkinan kehilangan technological know how yang merupakan keunggulan bersaing bagi perusahaan asal.


Kamis, 22 November 2018

Lima Manfaat Pemasaran Global Bagi Ekonomi

Dalam melakukan bisnis sebagai wirausaha salah satu keahlian yang harus di miliki adalah kemampuan dalam pemasaran global. Manfaat dari pemasaran global sangatlah besar dalam menghadapi persaingan bisnis antara pengusaha. Pemasaran ini tidak hanya terjadi di bidang ekspor tetapi juga di bidang impor. Pemasaran global merupakan salah satu aktifitas meliputi seluruh negara, semua pengusaha memiliki kesempatan yang sama untuk mempromosikan usahanya dalan bentuk yang unik dan kreatif. Ini bertujuan untuk menarik daya beli masyarakat terhadap penjualan bisnis mereka.
Manfaat bisnis sendiri untuk keuangan masa depan  terkadang juga menimbulkan suatu tantangan baru bagi para pengusaha untuk terpacu dan bersaing di tingginya tingkat persaingan yang harus di hadapi dalam manfaat globalisasi. Semangat para pengusaha di sini di uji untuk tidak terlalu lunak dan tidak patah semangat kedepannya. Anak muda biasanya mempunyai daya saing yang tinggi, terutama bisnis ini merupakan warisan dari keluarga yang telah dirintis sejak lama. Meskipun telah lama untuk dapat tetap tidak terkalahkan dengan produk lain yang memiliki fungsi sama di sini diperlukan manfaat itu untuk terus mendapat informasi terbaru tentang perkembangan pemasaran global di seluruh belahan dunia. Terkadang tidak sedikit dari para pengusaha muda untuk mau menuntut ilmu kejenjang yang lebih tinggi tidak hanya di dalam negeri tapi ada juga yang menjadikan sekolah luar negeri sebagai pilihan dalam pemasaran global yang telah mendunia ini. Manfaat dari pemasaran global juga telah mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara dari tahun ke tahun.
Adapun manfaat pemasaran global adalah sebagai berikut ini :
1. Pertumbuhan
Pertumbuhan dalam pemasaran global adalah pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar untuk membeli produk yang di jual baik secara manfaat ekspor dan impor. Pertumbuhan suatu masyarakat bergantung dengan jual beli daerah setempat dan pemasukan yang terjadi disana. Jika banyak pemasukan maka pertumbuhan ekonomi akan berjalan dengan lancar dan menunjukkan grafik yang naik dari tahun ke tahun. Pertumbuhan karena pemasaran global ini akan menguntungkan pengusaha untuk memajukan usahanya.
2. Bertahan hidup
Manfaat pemasaran global salah satunya juga adalah untuk bertahan hidup. Bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat. Disini pengusaha di minta untuk dapat memunculkan ide – ide baru saat kebertahanan hidup tidak memadai untuk masyarakat. Banyak masyarakat yang sangat memerlukan pemasaran global untuk dapat hidup lebih baik.
3. Meningkatkan kompetensi
Pemasaran global juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengusaha untuk terus mencari ilmu – ilmu baru dalam menjual produk mereka ke masyarakat pada umumnya. Disini kompetensi akan terlihat dengan jelas para pengusaha yang memang memiliki kompetensi yang memadai sehingga dapat menarik keinginan para pembeli. 
4. Kualitas produk yang lebih baik
Meningkatkan kualitas produk untuk menjadi lebih baik juga merupakan manfaat dari pemasaran global. Para pengusaha akan mencari ide untuk menunjukkan bahwa kualitas produknya meskipun sama tapi memiliki keunggulan dari yag lain. Kualitas produk yang baik tentu akan menjadi incara bagi para peminat dengan harga yang juga terjangkau oleh mereka. Disini pembeli pasti mengincar kualitas produk yang lebih baik dengan harga yang juga bisa mereka beli. Karena ini para pengusaha di minta untuk dapat menjawab dan menemukan solusi dari pernyataan ini.
5. Selera masyarakat
Agar suatu produk laku di masyarakat dalam bidang penjualan maka salah satu langkah yang harus di lakukan adalah memastikan bahwa produk tersebut merupakan selera masyarakat. Disini masyarakan kadang dapat merubah selera sesuai dengan kebutuhan mereka. Selera masyarakat kadang juga cenderung naik dan menurun sesuai dengan pertumbuhan ekonomi. Karena saling berkaitan di sinilah di perlukannya keahlian yang tidak semua pengusaha miliki.



STRATEGI MEMASUKI PASAR GLOBAL DAN BEREKSPANSI


MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL
STRATEGI MEMASUKI PASAR GLOBAL DAN BEREKSPANSI



Nama Kelompok :
                                    - Dicky Wahyudi                               (11215878)
                                    - Farez Anugerah Putra                   (12215495)
                                    - M. Syafruddin Afrizal                    (13215948)
                                    - Rexa Dwi Nurcitha                         (15215796)
- Zacky Muhammad Trisna             (17215372)


                                                Kelas   : 4EA24
                                                            Dosen  : Vely Randyantini
Kelompok  4




UNIVERSITAS GUNADARMA
2018


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bagaimana menjalankan roda bisnis di pasar-pasar internasional ? Yakni, apakah akan mengekspor, merundingkan pertanian waralaba, mendirikan usaha patungan, atau mendirikan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya. Meskipun secara prinsip pilihan pasar dan cara masuk merupakan keputusan yang terpisah, karakteristik khusus negara dan juga jalan masuk pasar internasional serta strategi ekspansi akan berdampak pula atas pilihan cara masuk.

Strategi global mengasumsikan produk-produk yang lebih distandarisasi dan kontrol oleh kantor pusat. Akibatnya, strategi kompetitif disentaralisasi dan dikontrol oleh kantor pusat. Unit-unit bisnis strategis yang beroperasi di setiap negara diasumsikan saling tergantung dan kantor pusat berusaha untuk menyatukan bisnis-bisnis yang tersebar di negara-negara tersebut. Oleh Karena itu, strategi ini menawarkan produk-produk standar ke berbagai pasar di negara-negara yang berbeda. Jadi strategi global menekankan pada skala ekonomi dan menawarkan lebih banyak peluang untuk mendayagunakan inovasi yang dikembangkan pada tingkat perusahaan atau dalam sebuah negara atau di pasar-pasar lainnya.

Strategi global memiliki resiko yang rendah, tetapi dapat melewatkan peluang-peluang yang tumbuh di pasar-pasar lokal, baik karena pasar-pasar itu tidak menunjukkan adanya peluang atau karena peluang-peluang itu mengharuskan produk-produk tersebut disesuaikan pada pasar lokal. Akibatnya srategi ini tidak responsive terhadap pasar-pasar lokal dan sulit dikelola karena kebutuhan untuk mengkoordinasi strategi-strategi tersebut dan mengoperasikan keputusan lintas negara. Akibatnya, pencapaian kegiatan operasi yang efisien perlu berbagi sumber daya dan penekanan diberikan pada koordinasi dan kerjasama antar unit di lintas negara tersebut.
Pengertian pasar global sendiri adalah pasar berskala dunia yang terbuka bagi seluruh pelaku usaha. Pasar global mengalami perkembangan yang pesat belakangan ini karena beberapa faktor, antara lain :
1.      Adanya beberapa negara industri yang mampu menghasilkan produk berkualitas dengan harga murah, misalnya China dan Taiwan
2.      Semakin banyak orang yang melakukan perjalanan antar negara yang secara langsung menjadi konsumen global
3.      Semakin banyaknya transportasi antar negara yang mempermudah distribusi produk
4.      Perdagangan dunia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dunia

Dengan kata lain, pengertian pasar global adalah peluang bisnis yang sangat besar dan menantang. Didalam pasar global persaingan yang terjadi akan sangat ketat dikarenakan kita tidak hanya bersaing terhadap pesaing dari dalam negeri, melainkan kita juga akan bersaing menghadapi pesaing dari luar negri yang tentunya akan membuat persaingan lebih sulit lagi.


BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Definisi Strategi Global
Dalam bisnis global, perlu dipahami lingkungan yang berkaitan dengan perbedaan politik, ekonomi, sosial, budaya juga perdagangan dunia dan kerangka investasi serta sistem moneter global. Tujuan utama dari perusahaan adalah bagaimana perusahaan menciptakan laba yang optimal, yakni dengan dua cara :
1.      Menambah nilai produk agar konsumen mau membayar lebih,
2.      Melakukan kreasi nilai (value creation) agar dapat menurunkan biaya produksi.

2.2 Pemilihan Strategi Untuk Mengekspansi Masuknya Pasar Global

Untuk mengekpansi pasar global harus memiliki strategi yang tidak sembarangan, karena didalam pasar global memiliki banyak tantangan. Sehingga kita harus menyiapkan strategi yang agar perusahaan kita dapat survive dipasar global. Strategi-strategi yang kini dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekspansi yaitu :

1.      Strategi Internasional
Strategi ini menawarkan bagaimana perusahaan menciptakan suatu nilai yang unggul dari pesaing dengan transfer keahlian dan produk yang bernilai kepada pasar asing, dimana dibidang ini merupakan kelemahan pesaing dan kompetensi inti ini tidak dimiliki oleh pesaing.

2.      Strategi Multidomestik
Dalam strategi ini, perusahaan secara ekstensif melakukan kostumisasi terhadap produk dan strategi pemasarannya kearah kondisi nasional yang berbeda dimana value creation juga diciptakan pada kegiatan produksi, pemasaran, penelitian dan pengembangan di setiap negara yang di jadikan pasar global.

3.      Strategi Global
Strategi global memusatkan pada peningkatan laba, dimana lebih mengarahkan pada standardisasi kualitas produk secara global, dan tidak melakukan penyesuaian produk terhadap kondisi lokal, karena menggunakan strategi low cost sehingga mendapatkan laba yang maksimal.

4.      Strategi Transnasional
Strategi ini mencoba mencapai semua strategi yang ada untuk mendapatkan solusi untuk semua masalah. Dimana perusahaan melakukan pengurang biaya atas kondisi lokal dan juga transfer kompetensi inti serta tekanan lokal. Jadi strategi ini berusaha untuk mengurangi tekanan pengurangan biaya dan tekanan local responsiveness yang tinggi secara bersama dan juga melakukan diferensiasi.

5.      Strategi Eksport
Mempertahankan produksi berbasis nasional dan mengekspor barang-barang ke pasar luar negeri dengan menggunakan jalur pengawasan distribusi. Dengan memakai pabrik dalam negeri (domestik) sebagai suatu basis produksi untuk mengekspor barang-barang keluar negeri adalah suatu strategi yang terbaik untuk mengejar penjualan internasional. Keuntungan dari strategi ekspor ini antara lain; meminimumkan risiko dan peryaratan modal dan meminimumkan investasi secara langsung di negara-negara asing. Strategi ekspor rentan ketika biaya produksi :
·   di dalam negeri jauh lebih tinggi daripada di negara-negara asing di mana saingan memiliki tanaman
·         biaya pengiriman produk ke pasar luar negeri jauh relatif tinggi
·         pergeseran buruk terjadi pada nilai tukar mata uang.

6.      Strategi Lisensi
Strategi ini dilakukan jika perusahaan mempunyai kemampuan secara teknis tetapi tidak mempunyai kemampuan secara internasional untuk memasuki pasar luar negeri dan adanya keinginan untuk menghindari risiko pada saat mengirimkan atau memasukkan sumberdaya ke pasar yang mana tidak lazim, kondisi politik yang mudah berubah dan ketidakstabilan ekonomi.
Keuntungannya :
·         Biaya dan resiko yang dihasilkan rendah atau kecil
·         Merupakan kesempatan yang menarik bagi perusahaan yang memiliki dana terbatas dan ingin melakukan operasional di negara asing
·         Mempermudah perusahaan yang ingin masuk pasar asing melaluiinvestasi

Kelemahannya :
·         Tidak adanya hak bagi perusahaan dalam mengendalikan atau melakukan kontrol terhadap manufaktur, pemasaran, strategi dan memanfaatkan lokasi untuk tujuan ekonomis
·         Sulit dalam hal bersaing karena memerlukan koordinasi dan strategi
·         Kemungkinan kehilangan technological know how yang merupakan keunggulan bersaing bagi perusahaan asal.

Ada solusi untuk mengatasi kelemahan diatas, yaitu melalui cross licensing agreement, merupakan cara yang umum digunakan industri-industri teknologi dimana ada perjanjian atau kesepakatan bahwa perusahaan bisa melisensi beberapa kepemilikannya yang intangibel dan memberikan pengetahuan teknologinya kepada perusahaan asal.

7.      Strategi Waralaba
Strategi ini dilakukan oleh perusahaan jasa dan retail yang melakukan ekspansi global.
Keunggulannya :
·         Biaya dan resiko yang rendah
·         Mudah masuk pasar asing
·         Mempercepat dalam mendapatkan keuntungan

Kelemahannya :
·         Masalah dalam pengendalian kualitas


8.      Joint Venture Dengan Perusahaan Setempat
Joint venture merupakan suatu bentuk kerjasama antar dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan (bergabung) atau keberadaan satu perusahaan yang dimiliki oleh dua atau lebih perusahaan.
Keunggulannya :
·         Mendapat manfaat dari pengetahuan partner lokal
·         Dapat berbagi biaya dan resiko dengan partner local

Kelemahannya :
·         Resiko dalam hal memberikan teknologinya kepada partner lokal
·         Tidak ada pengendalian yang ketat
·         Kepemilikan dapat mengarah pada konflik dan perang pengendalian antar perusahaan.

2.3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Cara Masuk 
            Pemilihan metode masuk ke dalam pasar asing mempunyai arti penting. Pemilihan ini merupakan salah satu dari keputusan yang paling kritis dalam pemasaran internasional karena keputusan masuk merupakan keputusan makro. Yakni, pada saat perusahaan memilih tingkat keterlibatannya di dalam pasar-pasar asing, perusahaan juga melakukan pilihan mengenai program pemasarannya disana. Misalnya, apabila perusahaan memasuki sebuah pasar melalui distributor, perusahaan membatasi kebebasannya dalam bidang-bidang seperti riset pemasaran, kebijakan produk, penentuan harga, dan promosi.
Keputusan yang menyangkut saluran pemasaran internasional khusus mana yang digunakan tidaklah sederhana bagi perusahaan. Adanya varian yang sangat banyak dari tipe organisasi pemasaran internasional dan banyak cara mereka dapat dikaitkan bersarna telah menghasilkan tipe alternatif sistem saluran pemasaran yang berbeda.
1.      Aliansi Strategi
            Aliansi strategi adalah suatu komponen penting dalam sebuh strategi dimana berkenaan dengan persetujuan kooperasi atau persetujuan bersama antara pesaing potensial dengan pesaing yang telah ada. Dalam aliansi strategi ini terdapat berbagai keunggulan dan kelemahan. Salah satu keunggulan aliansi strategi adalah mudah memasuki pasar internasional dengan saling melengkapi dalam hal keahlian dan penurunan biaya dan resiko dalam memasarkan produk serta mudah dalam penentuan standar teknologi industri internasional. Ada tiga hal yang harus diperhatikan agar aliansi strategi ini berhasil, yaitu :

1.      Pemilihan partner
Dalam hal ini dimana harus jelas siapa yang akan kita ajak kerjasama, apakah partner tersebut dapat bekerjasama mencapai tujuan strategi dan tujuan aliansinya serta tidak memanfaatkan aliansinya dimasa mendatang. Dan sebagai perusahaan yang akan melakukan aliansi strategi, kita harus melakukan berbagai langkah seperti, mencari informasi mengenai partner dan mengumpulkan data serta mencari tahu mengenai partner tersebut.

2.      Struktur aliansi
Yaitu, menentukan suatu struktur hingga terjadi keadilan dalam hal pembebanan resiko dan menghindari terjadinya pemanfaatan dari partner untuk kepentingannya sendiri.

3.      Penanganan aliansi
Dalam hal ini dapat dilakukan pengamanan dengan teknologi, atau dengan penetapan kontrak, dimana terjadi persetujuan atau kesepakatan yang jelas, adil  antara perusahaan dengan partnernya dengan komitmen yang mantap agar tidak terjadi resiko yang tidak diinginkan.
2.4 Manajemen Operasional Global
Dalam manajemen operasional berarti semua pihak atau semua bidang yang terintegrasi dalam perusahaan ikut secara bersama menjalankan tugas atau cara-cara diatas dengan baik dan benar agar tujuan perusahaan yaitu mendapatkan peningkatan laba akan tercapai. Perbaikan dalam pengendalian kualitas akan mengurangi biaya melalui tiga cara :
1.      Peningkatan produktivitas akibat peniadaan pemborosan danpengurangan cacat.
2.      Peningkatan kualitas produk artinya mengurangi biaya cacat dan scrap
3.      Menurunkan jaminan dan biaya perbaikan atau pengerjaan ulang untuk kualitas produk yang lebih baik.

2.5 Konsep Masuk Pasar Global
            Konsep masuk pasar (market entry) berkaitan dengan kemudahan atau kesulitan di dalamnya perusahaan dapat menjadi anggota kelompok perusahaan yang bersaing dengan menghasilkan substitusi erat untuk produk yang mereka tawarkan. Perusahaan harus mengembangkan seperanglcat produk, aset, dan aktivitas manajemen untuk pasar baru yang disusupi Kepentingannya di sini terletak pada pasar internasional baru. Masuk yang berhasil akan tergantung pada sejumlah faktor. Hal ini tergantung pada bagaimana perusahaan:
1.      Menggunakan informasi peluang untuk rnenyusup ke pasar yang menguntungkan.
2.      Mengakses sumber daya yang produktif.
3.      Mengakses pasar.
4.      Mengatasi rintangan masuk pasar.
5.      Perusahaan-perusahaan mapan biasanya beroperasi lebih baik dibandingkan perusahaan perusahaan baru karena faktor- faktor di atas. Masuk ke pasar dapat berlangsung dalam berbagai keadaan, misalnya: Keunggulan kompetitif biaya, strategi penjualan, atau daya tarik produk dari pendatan baru yang memungkinkannya mengatasi pukulan fatal bagi anggota-anggota lemah yang dilancarkan oleh kelompok perusahaan yang telah mapan sebelumnya.
6.      Pendatang baru dapat meraup, sejumlah besar lapangan usaha dari beberapa anggota kelompok, yang karena sebab-sebab tertentu keunggulan kompetitifnya tidak bisa ditandingi oleh para pendatang,
7.      Kelompok, dimekarkan oleh pendatang baru tersebut, mampu mencapai ekulibrium pada tingkat harga yang lebih tinggi, menutup biaya-biaya unit yang lebih besar yang dapat muncul dari pengurangan skala operasi dari setiap perusahaan.
8.      Perusahaan-perusahaan yang telah mapan memilih untuk memasuki pasar baru sebagai bagian dari strategi hubungan antar perusahaan yang melibatkan pasar untuk produk lainnya.

.

BAB III
PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Untuk mengekpansi pasar global harus memiliki strategi yang tidak sembarangan, Sehingga kita harus menyiapkan strategi yang agar perusahaan kita dapat survive dipasar global. Adapun strategi-strategi dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekspansi yaitu Strategi Internasional, Strategi Multidomestik, Strategi Global, Strategi Transnasional, Strategi Eksport, Strategi Lisensi, Strategi Waralaba, dan Joint Venture Dengan Perusahaan Setempat.

Dalam banyak kejadian, perusahaan mapan unggul terhadap perusahaan baru dalam kemampuan mereka mengatasi hambatan-hambatan sumber daya dan pasar, dan mencapai skala ekonomis operasi. Masuk pasar telah menjadi ujian tertinggi bagi kemampuan kompetitif.  Perusahaan tidak lagi membuktikan kemampuannya dalam lahan bisnis biasa, melainkan membuktikan kompetensinya dalam. menjelajahi wilayah baru. Tantangan memasuki internasional baru sangatlah berat dan perusahaan-perusahaan yang berjaya menggunakan beraneka macam, cara masuk pasar


DAFTAR PUSTAKA